Cara Mengolah Sarang Semut Untuk Pengobatan

Posted on September 22, 2015 By

cara mengolah sarang semut

cara mengolah sarang semut

cara mengolah sarang semut  

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara mengolah sarang semut.Sarang semut adalah sejenis tumbuhan berbentuk umbi yang banyak dimanfaatkan orang sebagai tanaman obat. Dia hidup di pohon inangnya. Dia tinggal di batang sebuah pohon yang hidup di hutan. Meskipun dia hidup menumpang di pohon inangnya, dia bukan seperti benalu yang bersifat parasit. Dia hanya menumpang hidup di batang pohon inangnya. Ada simbiosis unik antara sarang semut dengan pohon inangnya. Dia juga bersimbiosis dengan semut yang betah berlama-lama tinggal di dalamnya.

Banyak cara mengolah sarang semut untuk dijadikan obat segala penyakit. Salah satunya adalah dengan cara merebus irisannya. Irisan inilah yang memperlihatkan bentuk asli simbiosis yang unik antara tumbuhan sarang semut dengan semut. Di dalam sarang semut ada rongga-rongga yang menyerupai labirin. Di dalam rongga itulah semut itu tinggal dan bersarang. Rongga tersebut mempunyai suhu yang stabil sehingga membuat banyak semut betah bertahan di dalamnya. Sarang semut juga mengeluarkan zat gula yang merupakan makanan kesukaan semut.

Begitupun sebaliknya. Kotoran dari semut yang tinggal di dalam sarang semut akan diserap oleh sarang semut yang bisa dijadikan nutrisi. Selain itu, kotoran sari semut juga merupakan bahan untuk perlindungan dan pertahanan tubuh tumbuhan sarang semut. Inilah keunikan sarang semut.

Tumbuhan sarang semut adalah tumbuhan yang berasal dari Kepulauan Besar di Queesland Australia dan Kepulauan Solomon di Pasifik. Tapi daerah penyebarannya kebanyakan berada di Asia Tenggara. Salah satunya di Indonesia. Selain itu, banyak terdapat di Malaysia, Thailand, Vietnam dan Malaysia. Di Indonesia sendiri bisa ditemui di tempat yang banyak hutan rimba. Seperti jawa, Sumatra, Flores, Sulawesi, Maluku. Dan paling banyak dengan kualitas bagus ada di Kalimantan dan Papua.

Sarang semutu tinggal di pohon yang mempunyai ketinggian kira-kira 10 meter. Bersuhu rendah, dengan intensitas cahaya rendah tapi mempunyai kelembaban yang tinggi. Biasanya hidup di hutan rimba. Sarang semut yang berkualitas banyak ditemukan di hutan Meratus di Kalimantan dan pegunungan Jayawijaya di Papua.

Sarang semut berbentuk seperti umbu yang ditumbuhi banyak duri di sekitar tubuhnya. Sedangkan di dalamnya, membentuk rongga yang mirip seperti labirin dimana banyak semut tinggal di dalamnya secara berkoloni. Ketika masih muda, sarang semut berukuran panjang sekitar 5 cm dengan diameter sekitar 3-5 cm. Sedangkan ketika telah matang dan tua bisa mencapai sekitar 50 cm dengan diameter sebesar 15-30 cm.

Sarang semut adalah sebutan dalam bahasa Indonesia dari nama aslinya yaitu mirmekofita epifit. Nama mirmekofita epifit berasal dari bahasa Yunani yang berarti “menyerupai semut” atau “dikerumuni semut”. Sarang semut mempunyai 5 genus. Namun, dari ke-5 genus tersebut hanya ada 2 genus yang banyak dimanfaatkan untuk obat. Dua genus tersebut adalah genus Myrmecodia dan genus Hydnophytum.

Beberapa Cara Mengolah Sarang Semut :

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengolah sarang semut sehingga menjadi obat bagi banyak penyakit. Bisa dengan cara dibuat bubuk dan dikemas dalam bentuk kapsul. Bisa juga dibuat dalam bentuk serbuk kasar dan diseduh seperti teh. Atau bisa juga dengan merebus bagian irisan sarang semut.

Bagi kebanyakan Suku Dayak di Kalimantan atau Suku pedalaman di Papua, mengolah sarang semut dengan cara merebus irisannya. Sebelum dilakukan banyak penelitian oleh beberapa tim ahli dunia kedokteran dan kesehatan, sudah sejak jaman dahulu sarang semut menjadi obat tradisional Suku Dayak di Kalimantan atau Suku pedalaman di Papua. Secara turun temurun mereka membuat obat dari sarang semut ini.

Namun, setelah banyak penelitian dilakukan, dimana penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa di dalam sarang semut terdapat kandungan zat yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk obat bagi berbagai macam penyakit, maka pengolahan secara modern segera dilakukan. Seperti pengemasan dalam bentuk kapsul. Atau dalam bentuk serbuk kasar dan teh.

Sayangnya, banyak oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan untuk mencari keuntungan dengan cara menjual sarang semut palsu. Oleh sebab itu, untuk menghindari resiko membeli sarang semut palsu, sebaiknya belilah sarang semut dalam bentuk irisan. Berikut ini cara pengolahan sarang semut dalam bentuk irisan.

Ambil sarang semut dengan berat kurang lebih 200 gram. Lalu resbuh dengan 3 liter air hingga mendidih. Setelah mendidih, matikan kompor dan tunggulah hingga dingin. Setelah itu diminum dengan memperhatikan dosisnya. Untuk dosis penggunaannya disarankan sebagai berikut :

  1. Untuk pencegahan, minumlah 3 gelas dalam sehari. Sekali minum sebanyak satu gelas (200 ml)
  2. Sedangkan untuk penyembuhan, minumlah 6 gelas sehari. Sekali minum sebanyak dua gelas (400 ml)

 

Sedangkan dosis untuk anak kecil dibawah 10 tahun, dosisnya setengah dari ukuran orang dewasa.

  1. Untuk pencegahan, minumlah 3 gelas dalam sehari. Sekali minum sebanyak setengah gelas (100 ml)
  2. Sedangkan untuk penyembuhan, minumlah 6 gelas sehari. Sekali minum sebanyak satu gelas (200 ml)

 

Banyak manfaat yang bisa didapat dari sarang semut. Karena sarang semut dipercaya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dengan catatan, hal tersebut diperoleh jika cara mengolah sarang semut dilakukan dengan cara yang benar. Ada  banyak penyakit yang bisa diembuhkan dengan sarang semut. Antara lain, stroke berat maupun ringan, serangan jantung, ambeien (wasir), TBC, magh akut, sakit kepala, migrain dan diabetes militus. Bisa juga digunakan untuk memulihkan stamina yang loyo, minuman penambah energi, dan berbagai manfaat bagi kesehatan lainnya.

Di dalam sarang semut terdapat kandungan senyawa flavonoid dan tanin. Senyawa ini berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Karena, senyawa flavonoid mengandung antibakteri dan antivirus yang dapat melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri. Serta membunuhnya saat virus dan bakteri tersebut bersarang di tubuh kita. Selain senyawa flavonoid dan tanin, kandungan multi mineral, kalsium, kalium dan magnesiumnya juga mampu mengobati beberapa penyakit. Hal inilah yang meyebabkan berfungsinya sarang semut saat cara mengolah sarang semut dilakukan dengan benar dan baik.

Banyak orang yang memburu sarang semut dari Kalimantan. Karena khasiatnya memang telah diteliti dan dibuktikan oleh beberapa penelitian. Namun sayangnya, eksploitasi yang berlebihan terhadap tanaman sarang semut ini, membuat habitat tanaman tersebut berkurang. Eksploitasi yang berlebihan tapi tanpa disertai dengan penanaman kembali dihawatirkan akan membuat sarang semut seperti keberadaan dinosaurus. Hanya tinggal nama.

Selain eksploitasi yang berlebihan, pembabatan hutan besar-besaran yang digunakan untuk pembukaan lahan industri membuat sarang semut kehilangan tempat tinggal dan tumbuhnya. Karena, hanya di hutan dan pegununganlah sarang semut bisa tumbuh dan berkembang biak. Sehingga dapat memberi manfaat bagi banyak orang. Demikian informasi mengenai cara pengolahan sarang semut beserta manfaat yang diberikannya untuk kesehatan.

Apabila Anda ingin mencari website saya di google atau mesin pencari yang lain seperti yahoo dan bing, silahkan ketikkan saja dengan kata kunci “cara mengolah sarang semut papua, cara mengolah sarang semut kalimantan, cara mengolah sarang semut yang baik, cara mengolah sarang semut yang benar, cara mengolah sarang semut yang salah” dan Anda akan ketemu website saya di www.jualsarangsemut.com. Apabila Anda ingin kesehatan Anda pulih kembali dan pensaran tentang sarang semut, silahkan melakukan pembelian atau pemesanan dan silahkan Anda klik tombol dibawah ini dengan mudahnya.

Sarang Semut     , , , ,


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *