DAHSYATNYA KANDUNGAN SARANG SEMUT GUNA MENCEGAH GEJALA ASAM URAT

Posted on Oktober 14, 2015 By

gejala asam urat

gejala asam urat

Asam urat merupakan suatu jenis penyakit yang dapat menimbulkan gejala – gejala asam urat, seperti timbulnya rasa nyeri pada persendian. Pada dasarnya, Asam urat adalah hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam sel tubuh. Asam nukleat merupakan bentuk mono molekul dari protein yang tergolong dalam nukleo protein. Purin didapat dari makanan dan juga berasal dari penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua. Pembuatan atau sintesis purin juga bisa dilakukan oleh tubuh sendiri dari bahan – bahan seperti: CO2, glutamin, glisin, asam aspartat, dan asam folat. Di duga hasil metabolisme purin di angkut ke hati, lalu mengalami oksidasi menjadi asam urat dan kelebihan asan urat dibuang melalui ginjal lewat urine dan usus. Asam urat, yang dalam bahasa medisnya lebih dikenal dengan arthritis atau hiperurisemia dapat disebabkan dari terlalu banyaknya kadar asam urat di dalam tubuh karena tubuh tidak bisa mensekresikan/ memproduksi asam urat secara normal dan seimbang.

Penyakit yang sering disebut dengan gout ini dapat juga dipengaruhi oleh pola makan yang tidak teratur sehingga dapat menimbulkan gejala asam urat. Akibat mengkonumsi makanan yang tidak teratur tersebut maka proses pengeluaran asam urat dari dalam tubuh mengalami gangguan. Faktor – faktor yang diduga juga mempengarui penyakit ini adalah diet, berat badan, dan gaya hidup. Dengan faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan proses inlflamasi (pembengkakan yang terjadi karena deposisi atau timbunan kistal asam urat pada jaringan sekitar sendi atau tofi). Masalah akan timbul bila terbentuk kristal – kristal dari monosodium urat monohidrat pada sendi-sendi dan jaringan sekitar sendi. Kristal – kristal berbentuk jarum inilah yang mengakibatkan peradangan atau inflamasi, yang bila berlanjut akan mengakibatkan nyeri hebat. Jika tidak diobati, endapan kristal tersebut akan menyebabkan kerusakan hebat pada sendi dan jaringan.

Pada umumnya penderita gout atau asam urat di Indonesia biasanya disertai dengan gejala – gejala asam urat. Pada hakikatnya, jumlah kasus penyakit hiperurisemia tergolong jarang terjadi di populasi yang luas. Walaupun terkadang ada populasi dengan jumlah kasus hiperurisemia yang lebih tinggi daripada prevalensi normal. Prevalensinya bervariasi sebesar 2,6 – 47,2 %. Penyebaran penyakit ini bisa dibilang merata. Namun, pada populasi tertentu muncul prevalensi yang lebih besar daripada populasi normal. Banyak faktor yang menentukan tinggi rendahnya prevalensi hiperurisemia pada sebuah populasi. Tingginya prevalensi hiperurisemia lebih disebabkan oleh gaya hidup. Sebanyak 80 – 90 % kasus disebabkan peningkatan produksi asam urat.

Gejala asam urat (Hiperurisemia)

Gejala asam urat yang sering timbul adalah keluhan nyeri pada persendian. Kadar asam urat darah yang tinggi dapat menyebabkan kesemutan,pegal-pegal, linu-linu, persendian terasa kaku, nyeri sendi, rematik asamurat, sampai pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Rasa ngilubiasanya dirasakan di kaki kanan dan tangan kiri. Jika sudah menyerangtangan kiri, rasa ngilu itu akan terus merambat ke bahu dan leher. Gejala klinis dari asam urat adalah nilai kadar asam urat yang lebih besar apa bila dibandingkan dengan batas kelarutan asam urat pada suhu fisiologis dan pH normal, yakni 6,8 mg/dL.

Sementara itu, secara biokimia akan terjadi hipersaturai, yaitu kelarutan asam urat serum yang lebh besar dari pada batas normal. Batasasn kadar asam urat pada penderita hiperurisemia secara ideal terletak di atas dua poin standar deviasi yang diperoleh dari hasil laboratorium. Jika kelarutannya melebihi ambang batas atas, asam urat akan merangsang timbunan garam, terutama dalam bentuk mono sodium urat (MSU). Timbunan garam MSU terjadi pada suhu yang lebih rendah di bagian sendi perifer kaki, tangan, dan jaringan lainnya. Pengendapan MSU di sendi perifer kaki dan tangan akan disertai trauma ringan di daerah tersebut sehingga menimbulkan nyeri sendi. Jika gout berkembang parah, MSU akan mengendap di ginjal, jantung, mata, dan organ tubuh lainnya, hingga bisa mengakibatkan kematian.

Alternatif herbal sarang semut untuk mencegah gejala asam urat

obat asam urat

obat asam urat

Biasanya gejala asam urat dapat diatasidengan memberikan obat-obat sintetikbaik itu urikosurik maupun urikostatik(Allopurinol). Penggunaan Allopurinol dapatmenimbulkan efek samping mual,muntah dan diare dapat juga terjadineuritis perifer, depresi unsur sumsumtulang belakang dan kadang-kadanganemia aplastika. Dilaporkan juga terjaditoksisitas hati dan nefritis intestinal.Allopurinol juga dapat terikat ke lensamata yang akan menyebabkan katarak. Oleh karena ituorang-orang mencari alternatif barudengan mengembangkan penggunaanobat tradisional yang cenderung lebihaman.

Salah satu tanaman yang menjadi perhatian adalah tumbuhan sarang semut (Myrmecodia pendens Merr.) yang berasal dari Papua dan Papua Nugini. Masyarakat pedalaman bagian barat Wamena Papua (suku-suku di Bogondini dan Tolikara) secara turun-temurun menggunakan sarang semut sebagai bahan obat untuk mengatasi reumatik dan asam urat, dan dilaporkan bahwa tumbuhan Myrmecodia sebagai rumah semut, sehingga tumbuhan ini dipopulerkan dengan nama sarang semut. Sebenarnya sarang semut adalah tumbuhan epifit dari suku Rubiaceae yang menempel di pohon-pohon besar, yang batang bagian bawahnya menggelembung berisi rongga-rongga yang disediakan sebagai sarang semut jenis tertentu.Sarang semut mengandung antara lain flavonoid, tannin dan polifenol. Aktivitas flavonoid sebagai penurun kadar asam urat melalui penghambatan kerja enzim xantin oksidase. Beberapa flavonoid selain dapat menghambat enzim xantinoksidase juga bersifat sebagai antioksidan.

Kandungan sarang semut yang dapat mencegah Gejala asam urat

sarang semut untuk asam urat

sarang semut untuk asam urat

Senyawa-senyawa yang kemungkinan bertanggung jawab sebagai antiinflamasi adalah flavonoid dan tanin. Flavonoid berperan penting dalam menjaga permeabilitas serta meningkatkan resistensi pembuluh darah kapiler. Mekanisme flavonoid dalam menghambat proses terjadinya inflamasi melalui dua cara yaitu dengan menurunkan permeabilitas kapiler dan menghambat metabolisme asam arakidonat dan sekresi enzim lisosom dari sel netrofil dan sel endotelial. Flavonoid terutama bekerja pada endotelium mikrovaskuler untuk mengurangi terjadinya hipermeabilitas dan edema. Flavonoid diketahui memiliki kemampuan untuk melindungi struktur sel, sebagai antioksidan, dan antiinflamasi. Selain flavonoid, kandungan polifenol juga diketahui dapat menghambat lipooksigenase, yang berkaitan erat dengan mekanisme terjadinya inflamasi. Tanin juga mempunyai aktivitas antiinflamasi, namun mekanismenya belum bisa dijelaskan.Dari penelitian ini dapat dinyatakan bahwa sarang semut dapat dijadikan alternatif pengobatan gout dalam menghambat xantin oksidase sehingga kadar asam uratnya turun dan menurunkan inflamasi dengan cara memblok jalur siklooksigenase, sehingga pelepasan asam arakidonat terhambat. Penghambatan jalur siklooksigenase dapat berpengaruh lebih luas karena reaksi siklooksigenase merupakan langkah pertama pada jalur yang menuju ke hormon eikosanoid dan prostaglandin dan tromboksan.

Sarang semut telah digunakan oleh sekelompok masyarakat sebagai minuman kesehatan. Sarang semut ini secara empiris telah digunakan untuk mencegah berbagai macam penyakit, di antaranya adalah penyakit karena kadar asam urat yang tinggi dengan menghilangkan timbulnya gejala asam urat.

Demikian sekilas tentang gejala asam urat yang perlu kita tahu. Dan ternyata setiap penyakit ada obat, salah satunya dengan sarang semut. Semoga bermanfaat.

Apabila Anda merasakan gejala asam urat di tubuh Anda, itu berarti Anda memerlukan tumbuhan sarang semut sesegeranya agar gejala asam urat di tubuh Anda cepat hilang dan Anda pun sembuh dari asam urat. Untuk pemesanan sarang semut untuk asam urat, silahkan saja klik tombol dibawah ini untuk melakukan pemesanan.

Obat Asam Urat     , , , ,


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>