Obat Batuk Alami Yang Aman Dan Manjur, Coba Madu Dan Sarang Semut

Posted on Oktober 24, 2015 By

Di apotek, obat batuk merupakan obat yang paling cepat marketnya. Karena penyakit batuk tergolong salah satu penyakit yang paling umum diderita oleh manusia. Sebagian besar manusia pernah mengalami keluhan batuk, baik itu batuk kering atau batuk yang bisa mengeluarkan dahak. Pada dasarnya batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh pada saluran pernapasan dan bisa jadi merupakan suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk yakni hidung, telinga, bahkan saluran pernapasan. Dengan adanya batuk tubuh memberikan respon alami untuk membersihkan lendir atau faktor penyebab iritasi, agar keluar dari saluran pernapasan. Mekanisme terjadinya batuk juga melibatkan reseptor dan otot-otot yang ada di dalam tubuh. Mekanisme batuk terjadi ketika adanya rangsangan dari luar, kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf tubuh ke pusat batuk yang berada di otak. Pada pusat batuk di otak itulah yang akan memberika sinyal kepada otot – otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tersebut, hingga terjadilah batuk.

Rangsangan batuk tidak boleh saja di abaikan, karena apabila berlebihan maka akan menimbulkan suatu penyakit yang akan membutuhkan obat batuk.Batuk yang memiliki frekuensi sering dapat disebabkan oleh beberapa faktor tertentu.Faktor penyebab batuk bisa dari adanya peradangan lapisan lendir saluran pernapasan.

Terdapat juga batuk yang mengeluarkan lendir dan terdengar lebih sering dan berat, biasanya disebabkan oleh infeksi karena bakteri, virus, atau mikrobiologi lainnya, misalnya tuberculosa (TBC), influenza, dan campak. Faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya batuk yaitu alergi, asma, atau pun debu. Penyakit asma juga disertai batuk. Jika penderita asma terkena udara dingin  maka asma yang dideritanya akan kambuh, dan hal tersebut biasanya disertai dengan batuk. Untuk bisa mengklasifikasikan batuk maka kita perlu tahu beberapa hal yang terkait dengan batuk dan solusi aman menangani penyakit batuk.

Obat Batuk Harus Sesuai Dengan Jenis Batuk

Gejala-gejala batuk biasanya dapat ditangani dengan mengkonsumsi obat batuk. Namun pemberian obat harusnya disesuaikan dengan jenis batuk yang diderita oleh pasien. Jenis batuk dapat ditinjau dari dua aspek, yakni berdasarkan waktu terjadinya, dan berdasarkan gejalanya. Ditinjau dari waktu terjadinya, batuk dibedakan menjadi dua kelompok yakni batuk akut dan batuk kronis.

Batuk akut adalah batuk yang terjadi kurang dari 14 hari dan frekuensi batuk terjadi secara berulang- ulang dalam keadaan sakit tersebut serta dalam beberapa bulan maka hal tersebut tidak disebut lagi batuk akut melainkan batuk kronis. Batuk kronis adalah batik yang bisa terjadi karena gejala penyakit tertentu, seperti asma, tuberkolosis (TBC), dan batuk rejan (Batuk yang terjadi selama 100 hari). Sedangkan batuk menurut gejalanya bisa terbagi menjadi dua yaitu batuk berdahak dan batuk kering.

Indikasi awal batuk kering biasanya adalah rasa gatal di tenggorokan yang dapat memicu batuk. Batuk kering disebut juga batuk non-produktif yakni batuk yang tidak disertai dengan dahak. Batuk ini biasanya timbul karena akhir dari suatu gejala seperti flu, iritasi terhadap debu, atau asap rokok.

 

Obat Batuk Ala Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Jika India terkenal dengan ayurveda-nya, China dikagumi akan shinshei-nya maka Indonesa pun juga digemari akan produk bahan alam yakni jamu-nya. Saat ini banyak orang yang lebih condong terhadap pengobatan alternatif dengan memanfaatkan hasil alam. Karena sebagian penelitian menyebutkan bahwa obat – obatan sintesis dapat menimbulkan efek samping apabila dikosumsi dalam jangka waktu lama dan sering penggunaannya.

Sendangkan kita tahu bahwa penyakit batuk sering dialami oleh hampir setiap orang dan berbagai tingkat umur manusia. Terlebih pada batuk yang disebabkan oleh infeksi, dimana mayoritas bakteri yang ditemukan pada saluran pernafasan adalah Staphylococcus aureus. Menurut penelitian Refdanita et al, 2004 bahwa bakteri Staphylococcus aureus mempunyai resistensi tinggi terhadap ampisilin, amoksisilin, penisilin G, tetrasilin dan klorampenikol.

Hal ini menjadi permasalahan baru dalam dunia kesehatan, oleh karena itu banyak masyarakat berganti pada pengobatan altrnatif dengan obat herbal. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan bahan alam. Pengobatan alami yang diduga efektif menghambat reseptor batuk pada tubuh contohnya adalah madu dan sarang semut.

 

KHASIAT MADU UNTUK OBAT BATUK

obat batuk

obat batuk

Madu merupakan cairan kental seperti sirup bewarna cokelat kuning muda sampai cokelat merah yang dikumpulkan dalam  indung madu oleh lebah  Apis mellifera. Konstituen dari madu adalah campuran dekstrosa dan fruktosa dengan jumlah yang sama dan dikenal sebagai gula invert 50-90% dari gula yang tidak terinversi dan air.Madu tergolong terapi non farmakologi yang paling aman.

Karena madu mengandung endospora dari Clostridium botulinum.. Kandungan tersebut dapat mengubah toksin yang diproduksi oleh baktria di dalam tubuh, menjadi penawar racun. Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan dextromethorphan dengan madu. Namun apabila ada yang lebih aman, mengapa lebih memilih yang bukan alami.

 

SARANG SEMUT MANJUR UNTUK OBAT BATUK

obat batuk ampuh

Perlu kita ketahui, batuk yang membahayakan bisa disebabkan oleh bronkitis atau peradangan. Berdasarkan penjelasan Dr Zulkifli Amin PhD FCCP, ahli penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bronkitis adalah peradangan pada saluran pernapasan alias bronkus. Akibatnya, terjadi pembengkakan dan penyempitan bronkus. Hal itulah yang menyebabkan penderita bronkitis sering mengeluh sesak napas dan batuk batuk.Khasiat sarang semut dapat mengatasi bronkitis, diduga lantaran senyawa flavonoid yang terkandung di dalamnya. Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang lazim ditemukan pada pigmen tumbuhan. Menurut Dr Ir M Ahkam Subroto, M App Sc APU, periset Pusat Penelitian danPengembangan Bioteknologi, flavonoid berfungsi melindungi struktur sel dan berefek antiinflamasi alias mengurangi pembengkakan. Flavonoid juga berperan sebagai antibiotik dengan mematikan bakteri atau virus penyebab peradangan bronkus dan alveolus. Dengan begitu, penyebaran infeksi dapat dihambat.

 

Selain flavonoid, yang juga membantu mengatasi batuk adalah antioksidan tokoferol. Hasil analisis antioksidan dari ekstrak kasar bahan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil), sarang semut mengandung alfa-tokoferol–antioksidan kuat–dengan nilai IC50 sebesar 5,1 ppm. Semakin kecil nilai IC50 suatu zat, semakin kuat antioksidannya.Dengan 12 ppm alfa-tokoferol, suatu zat mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Dengan begitu, sarang semut dapat menepis radikal bebas yang dapat memperparah peradangan. Selain itu, antioksidan juga berfungsi meredakan alergi yang turut memicu bronkitis kronis.

 

Mulai dari sekarang kita harus lebih selektif dalam menangani masalah kesehatan, terlebih memilih obat batuk. Perlu kita ketahui bahwa Rasulullah pun berpesan kepada ummatnya untuk meminum madu setiap pagi. Dan beliau bersabda bahwa setiap penyakit ada obatnya. Untuk kebaikan kesehatan anda mengapa tidak memilih madu dan sarang semut untuk solusi pilihan obat batuk Anda di rumah?? Mudah, murah, dan sehat.

Apabila Anda ingin memesan obat batuk secara alami, langsung saja pesan kepada kami dengan cara mengklik tombol dibawah ini untuk mengetahui cara pemesanannya.

Obat Batuk     , , , ,


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>